Tips Cara Memutihkan Dan Perawatan Ketiak Secara Alami :
1. Pencegahan
Agar ketiak Anda tidak berwarna hitam, langkah pertama adalah
menghindari penyebabnya. Ahli kulit menyarankan tindakan pencegahan
termasuk membasahi atau melembabkan kulit sebelum mencukur. Jangan
mencabuti bulu ketiak Anda. Menghilangkan rambut dengan metode waxing
atau sugaring lebih disarankan. Bila Anda memiliki alergi terhadap
deodoran tertentu, hentikan pemakaiannya.
2. Perawatan profesional
Bila ketiak Anda sudah berwarna hitam karena sebab lain di luar
kehamilan, langkah terbaik adalah mengunjungi dokter kulit Anda. Anda
perlu seorang ahli untuk mengetahui apa yang menyebabkan ketiak Anda
menghitam dan cara paling efektif untuk memutihkan nya. Pengupasan
(peeling) adalah salah satu perawatan yang biasanya dilakukan oleh
dokter kulit. Dalam terapi tersebut, lapisan luar kulit ketiak
dilepaskan/dikupas. Setelah itu, Anda harus mengoleskan bahan pemutih di
ketiak setiap malam di rumah.
Beberapa orang langsung menggunakan bahan pemutih sendiri di rumah
tanpa melalui pengupasan. Hal ini tidak dianjurkan ahli kulit karena
kurang efektif. Selain itu, jenis pemutih yang diresepkan oleh dokter
kulit biasanya lebih kuat dan sesuai kebutuhan Anda dibandingkan dengan
yang tersedia bebas di pasaran.
3. Perawatan alami
Ada pengobatan rumah tertentu yang dapat menghilangkan atau setidaknya
memudarkan warna hitam ketiak. Jika Anda ingin menggunakan pemutih alami
yang murah, Anda dapat menggunakan pepaya mentah atau jeruk nipis.
Selain kaya vitamin C, bahan-bahan itu dapat bekerja untuk mengontrol
keringat dan meregenerasi kulit. Tapi gunakanlah dengan hati-hati karena
dapat mengiritasi kulit beberapa wanita:
Ambil pepaya yang tidak terlalu masak (mengkal), lalu parutlah sampai
halus. Terapkan parutan di ketiak Anda setiap selesai mandi dan biarkan
untuk beberapa saat, lalu bilas dengan air bersih. Sifat dan kandungan
unik pepaya menjadikannya sebuah pemutih alami.
Iris jeruk nipis, buang bijinya. Gosokkan ke ketiak setiap kali Anda
setiap selesai mandi. Lalu bilaslah dengan air bersih setelah beberapa
menit. Untuk efek yang lebih baik, Anda bisa mencampur irisan jeruk
nipis dengan bubuk tawas dan madu. Tawas, sebagaimana kita ketahui,
adalah pemutih kulit alami.
Alternatif lainnya, Anda bisa memeras jeruk nipis.
Campurkan 1 sdt jeruk
nipis dengan 1 sdt jus mentimun dan sejumput bubuk kunyit. Campurkan
ketiganya untuk membuat pasta. Oleskan pasta pada ketiak Anda menjadi
masker dan bilas setelah 20 menit.
Hal Hal Yang Menyebabkan Ketiak Berwarna Hitam / Gelap :
1. Mencabut dan mencukur bulu ketiak
Penelitian telah membuktikan bahwa mencabut dan mencukur bulu atau
rambut ketiak adalah penyebab utama ketiak menghitam. Kulit di ketiak
sangat tipis dan sensitif. Setiap kali Anda mencukur atau mencabut bulu
ketiak, Anda menyebabkan lecet mikro. Luka ini akan membuat kulit
berwarna gelap setelah sembuh. Anda mungkin tidak menyadari hal ini,
tapi cobalah Anda siramkan alkohol di ketiak Anda setelah mencabut atau
mencukur. Kulit ketiak Anda pasti terasa sakit membakar karena lecet.
Mencukur bulu ketiak juga dapat menyebabkan folikel rambut membesar,
sehingga ketiak Anda menjadi kasar seperti kulit ayam. Sedangkan
mencabutinya akan menarik akar rambut, meninggalkan bekas pecah dan
bengkak.
2. Kehamilan
Setelah melahirkan, kulit di ketiak dan beberapa bagian tubuh lain
seperti leher, perut, dan pinggang dapat berwarna gelap. Hal ini normal
karena aktivitas hormon di tubuh Anda saat sedang hamil memungkinkan
pelepasan terlalu banyak melanin (pigmen coklat yang menentukan warna
kulit) sehingga kulit di beberapa bagian tubuh itu mengalami
hiperpigmentasi atau menjadi hitam. Hiperpigmentasi ini tidak bisa
dihindari, namun umumnya akan menghilang dalam beberapa bulan setelah
melahirkan.
3. Penyebab lain
Beberapa deodoran dapat menyebabkan alergi dan iritasi kulit yang
mengakibatkan kulit ketiak menghitam. Ada juga penyebab lain yang kurang
umum, seperti jamur dan asma kulit. Kegemukan juga dapat memperburuk
pigmentasi dan menggelapkan beberapa daerah tubuh, termasuk tengkuk,
ketiak, dan belakang lutut.
Sumber :